Subscribe Us

Results for Garut

Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi Di Garut, Pemkab Garut Tetapkan KLB

Oktober 02, 2025
Korban Dirawat Di Sebuah Puskesmas


Kuningan-FOKUS JABAR

Kasus keracunan MBG Kembali terjadi. Kali ini kejadiannya di Kabupatén Garut, tepatnya di Kecamatan Kadungora. Korban mencapai 131 orang terhitung sampai dengan Selasa, 30/9/2025

Akibat kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Malam tadi kami melaksanakan rapat. Intinya adalah, kita menegaskan kembali bahwa kondisinya tadi sudah perlu penanganan khusus. Maka kita tetapkan KLB," ujar Syakur, Rabu seperti dikutip dari detikJabar.

Cek Trailtop Balance Pad NBR 40*30*4cm Matras Olahraga Ab Wheel Roller Matras Bantalan Lutut Dan Siku dengan harga Rp39.884.

Korban pelajar dari SDN 3 Talagasari, SMPN 1 Kadungora, SMP PGRI dan SMA Annisa Kadungora, jumlah korban 131 pelajar.

Para korban mengalami gejala keracunan seperti diare, sesak napas, mual dan muntah setelah mengkonsumsi MBG di sekolah, Selasa kemarin.

Ada beberapa menu yang dikonsumsi para pelajar. Mulai dari daging sapi, kacang edamame, hingga susu bantal cokelat. Para pelajar mayoritas merasakan gejala keracunan 2 jam setelah mengkonsumsi MBG

Rahmawati (14), salah seorang siswa SMP PGRI Kadungora yang mengalami keracunan mengaku gejala yang dirasakannya terjadi cepat. Dia mengaku sesak nafas, mual, pusing, bahkan sempat pingsan di sekolah.

"Tadi saya kerasanya pas lagi ekskul. Langsung sesak dada dan engap," kata Rahmawati.

Selain itu diberitakan pada Selasa lalu, ada pula guru yang mencicip menu MBG dan salah satu penjaga sekolah yang jadi korban keracunan.

Ada tiga di antaranya harus dirujuk ke RSUD dr. Slamet Garut, karena kondisinya memprihatinkan. Salah satu dari tiga korban yang dirujuk, adalah seorang balita bernama Karisa.

Syakur menjelaskan, dirinya telah melakukan pemantauan secara langsung kepada para korban pada Selasa malam tadi. Mayoritas dari korban sudah menunjukkan kondisi fisik yang berangsur membaik.






Hati Berkendaraan Di Tempat Yang Sepi. Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok Pake Senjata Tajam

September 14, 2025

 

Gambar Hanyalah Ilustrasi 

Garut - FOKUS JABAR

Hati hati membawa motor malam hari. Apalagi jika lewat ke tempat sepi. Seperti dialami oleh Faizal (28) saat hendak beli kopi ke warung, dis ditemukan tewas dengan penuh luka bacok di tengah Jalan Raya di Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Minggu (14/9/2025). 

Cek Muscles Protein Susu Kedelai Murni Tinggi Protein 1Kg dengan harga Rp70.000. Cek Muscles Protein Susu Kedelai Murni Tinggi Protein 1Kg dengan harga Rp70.000.

Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan temannya, korban diduga diserang empat orang tak dikenal dengan senjata tajam, saat membeli kopi dan rokok ketika bertamu ke rumah temannya.

Awalnya, korban bersama temannya yang lain yakni Beben (28) pamit untuk membeli kopi dan rokok. Lantaran sudah malam, korban yang membonceng Beben pun mencari warung yang masih buka dengan mengendarai sepeda motor.

“Tadi malam korban yang sedang bertamu atau main ke rumah temannya. Kemudian pamit keluar sebentar untuk beli rokok dan kopi," kata Kapolsek Agrabinta AKP Nanda Riharja, Minggu (14/9/2025).

Namun saat melintasi jalan raya yang sepi, tiba-tiba korban yang merupakan pemuda asal Kampung Parigi Desa Sindangsari Kecamatan Leles tersebut dipepet empat orang yang mengendarai dua sepeda motor. Empat orang tersebut menghadang dengan mengacungkan senjata tajam.

“Saat dihadang tersebut, Beben langsung kabur menyelamatkan diri. Sedangkan korban Faizal tidak sempat kabur," kata dia.

Tidak lama berselang, korban sudah ditemukan tergeletak bersimbah darah. Setelah diperiksa korban sudah meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia di lokasi. Para pelakunya langsung kabur, tidak membawa apapun barang berharga milik korban," kata dia.

Nanda menyebut ciri-ciri dari para pelaku sudah dikantongi berdasarkan keterangan Beben, namun identitasnya belum diketahui.

"Beben sudah dimintai keterangan sebagai saksi. Dia tidak mengenali keempat pelaku, tapi ciri-cirinya sudah kami dapat," kata dia.

Beli di sini untuk kesehatan

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Nova Bhayangkara, mengatakan korban tewas akibat sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuh, mulai dari punggung hingga leher.

"Terdapat luka akibat senjata tajam, terutama di daerah vital yakni leher. Tapi kami belum tahu senjata tajam apa yang digunakan pelaku," kata dia.

Dia mengatakan pihaknya masih mengidentifikasi para pelaku dan akan berusaha menangkap mereka.

"Masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kita identifikasi siapa pelakunya. Untuk sementara motif belum diketahui. Secepatnya kami ungkap setelah pelaku ditangkap," pungkasnya.

(***)

Buruan Selagi Promo




Seorang Pedagang Cireng Diculik Orang Tak Dikenal

September 11, 2025
Aksi Penculikan Terekam CCTV


Garut-FOKUS JABAR

Seorang pedagang cireng di Garut, diculik oleh sekelompok tak dikenal saat sedang berjualan. Lelaki naas itu diseret ke dalam sebuah mobil. Korban yang kemudian diketahi bernama Irpan, sejak kejadian tersebut menghilang tanpa jejak bersama para pelaku.

Aksi penculikan yang menimpa lelaki berumur 30 tahun tersebut terjadi pada Senin, (8/9) kemarin, di lapak dagang Irpan, yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Cikajang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.

https://s.shopee.co.id/9AFBlmAYUd

Pihak Kepolisian membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, kejadiannya sore hari. Korban atas nama Irpan, 30 tahun," ungkap Kapolsek Cikajang AKP Patri Arsono, seperti dikutip 9/9/2025

Menurutnya, pihaknya menerima informasi dari sejumlah saksi mata yang melihat kejadian. Diapun segera menurunkan anggotanya untuk melakukan pengecekan ke lokasi, tapi para pelaku dan korban sudah berlalu.

"Anggota kemudian melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan memeriksa sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut," ungkap Patri.

Patri mengatakan, ada tiga orang saksi yang diperiksa. Di mana berdasarkan keterangan mereka, Irpan diketahui diculik saat sedang meladeni sejumlah pembeli yang datang menggunakan mobil berjenis Honda Mobilio berwarna hitam.

"Saksi melihat ada beberapa orang yang turun dari mobil tersebut, salah satunya seorang wanita," ungkap Patri.

Saat itu, Irpan langsung diseret oleh sekitar tiga orang lelaki yang ada di mobil tersebut. Irpan dimasukkan secara paksa ke dalam mobil, kemudian dibawa melaju ke arah Garut Selatan.

Terekam kamera CCTV

Aksi penculikan yang menimpa Irpan ini, terekam kamera pengawas yang terpasang di sebuah toko di lokasi. Dalam video tersebut Irpan terlihat diseret.

Irpan tampak menggunakan kaus berwarna putih, dengan celana jeans panjang. Saat aksi ini berlangsung, Irpan sempat melawan. Sejumlah warga yang melihat kejadian itu juga sempat mendekat, tapi tidak ada yang berani melerai.

Sampai saat ini kasus tersebut tengah didalami. Selain personel Unit Reskrim Polsek Cikajang, Tim Sancang dari Polres Garut serta Tim Resmob Polda Jawa Barat juga dikerahkan untuk melakukan penyelidikan.

(***)



Random Posts

 


Business


 

top navigation

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.