Subscribe Us

Results for Nasional

Sampai Hari Ini, Data Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny 10 Meninggal Dunia, 103 Selamat

Oktober 03, 2025


Bangunan Mushola Pontren Al Khoziny Ambruk (Foto Antara)

FOKUS JABAR-Nasional

Tercatat hari ini, total korban ambruknya Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, ada sekitar 10 orang tewas, dan 103 selamat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit, Jumat, 3/10.

"Total semua pada hari ini adalah korban ditemukan lima orang dan semua dalam kondisi meninggal dunia sehingga kalau dijumlahkan seluruh korban yang ditemukan 10 meninggal dunia, 103 selamat," kata Nanang, dikutip detikJatim, Jumat (3/10/2025)

Cek RATU KAMEELA - mukena terusan dewasa premium foil gliter renda mewah dengan harga Rp89.000.

Korban kelima dievakuasi pukul 14.00 WIB. Korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk identifikasi. Nanang mengatakan semua korban yang terevakuasi hari ini berada di lantai satu musala tersebut.

"Dua pertama itu di tempat wudu, kemudian yang duanya lagi ada di sisi sebelah kirinya atau di di bagian belakang dan juga yang kelima juga di sekitar situ," pungkas Nanang.

Sampai berta ini diturunkan, proses evakuasi masih dilanjutkan. Alat berat ekskavator juga terlihat membersihkan area sekitar reruntuhan bangunan.

Klik di sini untuk beli

(***)


Ini Dugaan Penyebab Keracunan MBG Di Bandung

September 27, 2025

 


Jakarta-Fokus Jabar

“Kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat di luar nalar,”

Demikian dikatakan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang, seperti yang dikutip dari Kompas.Com

Cek Anbolt Lampu Emergency / Lentera Emergency 4 Sisi 40watt PUSH ON YG-7977 Lampu Solar Emergency dengan harga Rp81.671.

Menurutnya, dirinya mengaku terheran-heran dengan petugas dapur MBG setempat yang menyediakan bahan baku, tapi tidak fresh

“Ayam yang kemudian dijadikan lauk untuk MBG sebenarnya sudah dibeli sejak Sabtu. Namun, ayam itu baru dimasak hari Rabu, atau empat hari kemudian,” paparnya.

Nanik mengatakan, kalai dirinya tidak mentolerir bahan baku, bahan baku yang dipakai bila tidak fresh. 

“Karena kejadian di Bandung ini sungguh di luar nalar,” ujar Nanik di Gedung BGN, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025).

Nanik mengaku merasa heran, bagaimana bahan baku dalam kondisi tidak fresh, ayam dibeli di hari Sabtu, baru dimasak di hari Rabu." 

Menurut Nanik, jika ayam itu disimpan di freezer rumah, mungkin tidak apa-apa, mengingat jumlahnya yang sedikit

Akan tetapi, dalam kasus ini, ayam yang akan dimasak itu disimpan di sebuah freezer, yang mana jumlahnya mencapai 350 ayam. 

"Memang kalau di rumah ya enggak apa-apa itu dua ayam kita nyimpannya. Tapi, kalau 350 ayam, freezer mana yang kuat menyimpan? Jadi ada berbagai hal, kami sudah mengeluarkan tindakan-tindakan," ujar Nanik

Keracunan MBG di Bandung Barat Diketahui, jumlah korban keracunan akibat program MBG di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus bertambah. 

Dari data yang dirangkum Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandung Barat hingga Kamis (25/9/2025) siang, total korban keracunan mencapai 1.333 orang yang terakumulasi dari tiga kejadian, dua kejadian di Cipongkor dan satu kejadian di Cihampelas.

Kasus pertama berasal dari klaster Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipari yang terjadi pada Senin (22/9/2025) hingga Selasa (23/9/2025) dengan total 393 korban. Kasus berikutnya, di Cihampelas terdapat 192 orang, terdiri dari 176 siswa SMKN 1 Cihampelas, tujuh siswa MA Al Mukhtariyah, delapan siswa MTs Al Mukhtariyah, dan seorang siswa SDN 1 Cihampelas. 

Sementara itu, kasus bertambah dari dapur yang berbeda, 201 korban lainnya berasal dari klaster SPPG di Desa Neglasari, Citalem, dan Cijambu, Kecamatan Cipongkor.

Kemudian, satu hari berselang, kasus serupa kembali terjadi dengan jumlah korban yang lebih besar.

Buruan klik beli selagi ada promo

Hingga Kamis, 25 September 2025, tercatat 730 orang mengalami keracunan dari menu MBG yang berbeda dari kasus pertama. 

"Kalau hari ini yang keracunan kedua, ada 730 orang," kata Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, saat ditemui di Posko Cipongkor, Kamis. 

Sebagian besar korban merupakan pelajar dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Mereka mengalami gejala mual, pusing, hingga sesak napas setelah menyantap makanan MBG. Petugas kesehatan menyebut sebagian besar pasien mengeluhkan mual, pusing, hingga sesak napas.

(***)

Bocah 9 Tahun Jadi Korban Penyiksaan Ibu Kandung Dan Ayah Tirinya

September 13, 2025

Jakarta-Fokus

Aksi tindak kriminal terhadap anak dibawah umur kembali terjadi. AMK (9) menjadi korban penyiksaan ayah tiri dan ibu kandungnya, hingga mengalami luka berat dan dibiarkan terlantar di depan sebuah kios, di pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

 TERLARIS Minyak Pembesarpenis Tiga Jari Oil Ppembesar KELAMINN LAKI LAKI BPOM dengan harga Rp91.000.
Beli Sekarang Juga Klik Di Sini

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu (11/6/2025). Saat ditanya, AMK mengaku kerap disiksa oleh EF alias YA (40) yang dipanggilnya “Ayah Juna”

Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA & PPO) Bareskrim Polri merangkap 

Direktur Dittipid PPA & PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah, mengatakan kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. 

“Kami sangat prihatin atas penderitaan yang dialami korban. Ini adalah bentuk kekerasan yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan. Polri akan memproses kasus ini secara tegas tanpa kompromi terhadap para pelaku,” kata Nurul dalam keterangan tertulisnya.

Dalam pemeriksaan korban mengaku kerap disiksa oleh ayah tirinya. Salah satunya adalah dipukul hingga patah tulang. Korban juga menyebut ibu kandungnya, SNK (42), mengetahui penyiksaan tersebut dan bahkan setuju.

Petugas langsung mengevakuasi korban ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapat pertolongan medis darurat. Menurut Nurul, penetapan tersangka terhadap dua orang tersebut didasarkan pada alat bukti lengkap, mulai dari keterangan saksi, hasil visum, hingga barang bukti. 

Kedua pelaku dijerat Pasal 76B jo 77B dan Pasal 76C jo 80 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 354 KUHP dengan ancaman maksimal delapan tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Nurul menambahkan, kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan anak sering kali bahkan terjadi di rumah. “Ruang keluarga seharusnya menjadi tempat paling aman bagi seorang anak. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli, lebih peka, dan berani melapor bila melihat atau mendengar dugaan kekerasan terhadap anak,” imbuhnya.

(***)

Nikmat Sampai Puas

7 Anggota Brimob Yang Diduga Lindas Supir Ojol Diamankan

Agustus 28, 2025

 

Kadiv Humas Polri Saat Jumpa PERS

Jakarta - KONSTAN


Ironis, seorang ojek online yang terlibat demo DPR tewas setelah dilindas oknum anggota Brimob, Kamis 28/8

Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim mengatakan pihaknya telah mengamankan tujuh anggota Brimob yang diduga melindas oknum anggota tersebut.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan dan saat ini, sementara dalam rangka proses pemeriksaan yang dilakukan oleh gabungan antara Propam Mabes Polri dengan Propam Brimob karena pelaku ini merupakan satuan dari Brimob," kata Abdul dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam WIB.

Abdul Karim menuturkan dari tujuh orang ini, ada yang berpangkat kompol CDC, inisial C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

"Masih kita dalami siapa yang setir (mobil rantis) siapa yang ini kita dalami. Yang jelas tujuh orang ini ada di satu kendaraan. Kita dalami perannya masih dalam rangka pemeriksaan. Akan kami update," ucap Abdul Karim.

Abdul Karim menjamin pemeriksaan ketujuh anggota Brimob pelindas sopir ojol akan dilakukan dengan cepat dan transparan, serta melibatkan eksternal.

"Kita koordinasi dengan Kompolnas untuk bisa lakukan pengawasan dalam proses pemeriksaan tersebut sehinggag kita akan coba untuk melakukan pemeriksaan yang transparan dan objektif," ujar Abdul Karim.

Dalam jumpa pers yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri juga mengonfirmasi bahwa pengemudi ojek online tersebut tewas. Asep meminta maaf atas kejadian ini dan berjanji akan menindak tegas pelaku.

"Kami sampaikan rekan semua, hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita yang mana ada kejadian tadi sore ya sehingga, saya atas nama Polda Metro dan satuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita sedalam-dalamnya pada almarhum," kata Asep.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga sudah memerintahkan Asep untuk mencari korban.

"Saat ini saya minta Kapolda untuk segera mencari keberadaan korban," kata Kapolri Jenderal Sigit dalam keterangannya terpisah, Kamis (28/8) malam WIB.

Sigit juga telah meminta maaf dan mengaku sangat menyesali peristiwa pelindasan yang terjadi. Ia juga telah memerintahkan jajaran untuk mencari keberadaan korban.

"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya, saat ini kami sedang mencari keberadaan korban," ujarnya kepada wartawan lewat pesan singkat.


(A-05)

Random Posts

 


Business


 

top navigation

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.