Desa Bangun Jaya Dan Jalatrang Ditetapkan Jadi Désa Siaga Bencana
Menyusul Desa Paninggaran Kecamatan Darma yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai Desa Siaga Bencana pada bulan Juli lalu, kini Desa Bangunjaya Kecamatan Subang dan Desa Jalatrang Kecamatan Cilebak yang juga ditetapkan sebagai Kampung Siaga Bencana. Penetapan kedua desa tersebut ditunjuk secara langsung oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, mengingat keduanya merupakan daerah rawan bencana alam.
![]() |
| Cek Perapat Miss V Permanen Agar Kembali Perawan Pengencang Rapet Obat Keputihan Perapet Miss Mis V Kewanitaan Merapatkan miss v HERBAL PERAPAT herbal dengan harga Rp79.899 |
Kampung Siaga Bencana ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana, mengurangi dampak bencana melalui pencegahan dan kesiapsiagaan yang berbasis komunitas serta membangun solidaritas sosial antarwarga.
Sebanyak 120 orang terpilih menjadi relawan tagana (taruna siaga bencana) yang mendapatkan pelatihan mengenai kebencanaan selama dua hari. Kampung Siaga Bencana juga dilengkapi dengan adanya lumbung sosial atau gudang logistik darurat yang disiapkan apabila terjadi bencana alam.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriana, S.H., M.Kn menjadi pembina Apel Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan Uji Simulasi Bencana, Jumat (24/10/2025) bertempat di Lapang Sepakbola Desa Bangunjaya, Kecamatan Subang.
Dalam arahannya, Tuti mengatakan, Kabupaten Kuningan merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang termasuk daerah rawan bencana alam seperti tanah longsor, banjir, pergerakan tanah, dan angin puting beliung.
“Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Sosial dan BPBD dengan segenap sumber daya yang ada selalu berupaya cepat tanggap atau respon cepat apabila terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Kuningan” ungkap Tuti.
Dengan dipilihnya wilayah Kuningan selatan ini, lanjut Tuti, dirasa sangat tepat sebab mulai dari kecamatan Selajambe, Subang dan Cilebak ini merupakan daerah rawan longsor dan pergerakan tanah.
Tuti berterimakasih kepada Kementerian Sosial yang telah menunjuk beberapa desa di Kabupaten Kuningan sebagai Kampung Siaga Bencana.
Tuti berpesan kepada para peserta agar setelah dua hari belajar dan dilatih mengenai kebencanaan diharapkan dapat menyampaikan ilmunya kepada masyarakat lainnya sehingga apabila terjadi bencana semuanya bisa saling bekerjasama.
(Bun/Bopih)












