Subscribe Us

Ini Yang Namanya Maling Apes, Kemarin Nyolong Besok Ketangkep Polisi

Oktober 28, 2025
Ilustrasi Maling Apes, Kemarin Mencuri Besok Ketangkep

Kuningan-FOKUS JABAR

Ini rupanya yang dibilang maling apes. Baru kemarin mencuri besoknya sudah diringkus polisi.

Peristiwa tersebut diungkap oleh Akhzan warga Dusun Cipetir RT 1 RW 2, Desa Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, yang motornya sempat hilang dicuri Kemarin, tangal 27 Oktober kira kira jam 15.30.

Motor tersebut berjenis Honda Genio. Parahnya, motor milik akhzan tersebut dicuri saat sedang diparkir dihalaman rumahnya. 

Namun Akhzan masih beruntung karena kabarnya pencurinya tersebut kini sudah berhasil ditangkap angggota Kepolisian Sektor Garawangi di sekitar wilayah Cilaja.

Sepeda motor Akhzan kabarnya sempat dijual dengan keadaan plat motor yang dipreteli. Satu dari dua pelaku berhasil bitangkap, sedang yang satunya masih buron.

(Bopih)

Peroyek Pengerjaan Revitalisasi SD Cibingbin 6 Hampir 100 % Selesai, Bermasalah?

Oktober 27, 2025


Kuningan-FOKUS JABAR 

Meskipun dijadwalkan sampai akhir bulan Desember 2025 , tetapi pekerjaan revitalisasi bangunan gedung SD 6 Cibingbin sudah hampir rampung. 

Dari pengamatan di lapangan, pekerjaan yang tersisa hanya pekerjaan pemasangan titik saklar dan fitting lampu .

Melihat rencana pekerjaan dan jenis ( point) pekerjaan, dengan selisih waktu pekerjaan yang lebih awal dari yang dijadwalkan, maka timbul pertanyaan, apakah volume pekerjaan dilaksanakan sesuai progres dan rencana pekerjaan?

Kepala Sekolah SD 6 Cibingbin Sudarmoyo , kepada media menjelaskan, proyek disegerakan selesai karena faktor keselamatan para peserta didik. Dia merasa khawatir dengan berserakannya material dan bahan bangunan akan mencelakai peserta didik. 

Sudarmoyo mengeluhkan , meskipun anggaran belum tersedia , untuk menyelesaikan pekerjaan rehab gedung sekolah ini , dia mengaku mengambil dulu (nge bon ) bahan dan material bangunan ke sebuah toko bangunan

Ditanya terkait isyu pemborongan pekerjaan dan menggunakan para pekrja yang di drop oleh seseorang, Sudarmoyo bereaksi dengan suara keras 

Berita terkait : 

SD 2 Teraju Diduga Bermasalah

#Ketua BUMDES Walaharcageur

" Maksudnya apa? Media selalu mencari-cari kesalahan pada pekerjaan ini? Apa yang ada dipikiran media kepada saya ? Kepada guru-guru disini? Saya selalu mencari rejeki dari hal yang halal. Makanya hidup saya barokah " jelas Sudarmoyo tanpa diminta. 

Konsultan pengawas pekerjaan revitalisai sekolah Made menjelaskan, penyelesaian pekerjaan bangun dan rehab gedung sekolah sebelum habis jadwal pekerjaan yang ditentukan 

"Itu tidak masalah selama point, jenis dan volume pekerjaan dilaksanakan, tentunya sesuai rencana pekerjaan dan RAB. Mengenai kwalitas dan tahapan pekerjaan, ini diawasi dengan pelaporan progres kemajuan pekerjaan harian dan mingguan. " Demikian dijelaskan Made.

Terkait dugaan full finanshiring pada penyelesaian pekerjaan SD 6 Cibingbin dan isyu pekerjaan diborongkan atau pemborongan pekerjaan, Sumber Fokus Jabar menegaskan, kalau kenyataanya seperti itu, itu sudah pelanggaran pada program revitalisasi rehab dan bangun gedung sekolah.

"Ada larangan pada proyek pemerintah, apabila anggaran belum tersedia , proses pekerjaan tidak dibenarkan untuk diteruskan." tegas sumber Fokus Jabar.

(Bopih/Dik Oi)


Bupati Belum Respon Petisi Pemberhentian Kades Rakiman, Warga Siap Gunakan Pengacara

Oktober 27, 2025
Gambar Hanyalah ilustrasi


Kuningan-FOKUS JABAR

Warga Padamenak merasa kecewa lantaran Petisi Pemberhentian Kepala Desa Rakiman sampai saat ini belum juga direspon Bupati Kuningan. Bahkan surat petisi juga tidak jelas keberadaannya.

“Prosesnya semakin tidak jelas. Padahal sudah ada bukti dan pengakuan dari pasangan selingkuh R bahwa mereka telah melakukan ML. Ada apa sebenarnya dengan Bupati Kuningan?,” ungkap salah seorang warga.

Begitu banyak pertanyaan pertanyaan yang menggambarkan kekecewaan dari warga Padamenak.

"Kapan kades amoral dipecat Bupati ? Sampai sekarang tidak ada kabar beritanya ?" Tanya Bolot salah seorang warga Dusun Pada Asih Desa Padamenak. 

Berita Terkait : 

#Bukti bukti dianggap kurang kuat

#Kebijakan Pemkab Dipertanyakan

#Ternyata BPD Padamenak

Namun, pertanyaan pertanyaan itu tidak pernah terjawab seakan akan seorang Rakiman itu dianggap lebih berarti dari mayoritas warga yang menginginkan sang Kades yang telah diduga mesum tersebut diberhentikan.

Sementara itu, Didi Kadil, salah seorang warga lainnya mengatakan, pemkab harusny bisa menelaah kasus ini dengan akal sehat. Melihat bukti materi, keterangan saksi kejadian dan pengakuan saksi pelaku, jelas terindikasi Kades memang diduga kuat dan meyakinkan telah melakukan perbutan asusila dengan T pasangan selingkuhannya. 

"Kalau ada pendapat yang mengatakan kejadian asusila ini tidak terjadi, kurang memenuhi unsur terjadi kejadian asusila, berati akal sehat nya patut dipertanyakan " tandas Didi

Akibat sulitnya mengakses informasi keberadan petisi, serta tidak jelasnya proses Putusan Bupati terkait pemberhentian Kades Rakiman, warga akhirnya berinisiarif untuk minta bantuan pengacara.

“Warga akan minta bantuan pengacara menelusuri keberadaan surat petisi BPD, dan menyampaikan agar Bupati Kuningan Dian Rahmat Yanuar segera mengeluarkan SK Pemberhentian Kades Rakiman yang keberadaannya dianggap meresahkan warga,” kata Didi Kadil lagi.

Terkait biaya pengacara, lanjut Kadil, warga bersepakat mengumpulkan dana lewat iuran dan partisipasi. 

Hal tersebut dibenarkan oleh warga lainnya, bahwa mereka siap untuk segala konsekwensinya, termasuk harus korban uang.

"Saya rela uang belanja saya diberikan untuk kepentingan perjuangan dan menegakan norma dalam kehidupan bermasyarakat " ungkap warga lainnya. 

(Bopih/dik Oi)

Random Posts

 


Business


 

top navigation

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.