Subscribe Us

Warga Desa Bangujaya Subang Dibikin Heboh, Pria Asal Ciamis Tewas Di Perkebunan

Gambar Hanyalah Ilustrasi 


Kuningan-FOKUS JABAR 

Seorang pria paruh baya ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa di Desa Bangunjaya Kecamatan Subang, Minggu (14/9/2025) tadi malam. Pria naas tersebut tergeletak tewas di area perkebunan. Di samping korban terdapat sebuah senapan angin.

Cek Laser Senapan Nyala Hijau dan Merah - Scope Siang Malam Fullset - Laser Scope Pointer Berburu dengan harga Rp135.999.

Peristiwa yang membuat heboh tersebut dibenarkan Kepala Desa Bangunjaya Kecamatan Subang, Ujer Zaenudin.

Menurutnya, tidak ada luka luka pada tubuh korban yang merupakan warga ciamis. Korban adalah pemburu yang sengaja datang ke Bangun Jaya untuk berburu burung.

“Dia datang tidak sendirian, tapi ditemani beberapa orang,” katanya.

Didi Rasmadi, warga setempat, menceritakan bahwa rombongan korban sejak pagi sudah datang. Kemudian mereka pergi lagi bersama sama untuk berburu.

“Rombongan mereka datang pake motor kira kira jam 06.00 pagi. Memang waktu kedatangan mereka tidak bersamaan. Jumlah mereka ad lima orang,” ungkap Didi.

“Mereka sempat ngopi di warung saya. Lalu berpencar ke tempat berbeda mencari buruan,” kisahnya.

Lalu, lanjutnya, kira jam 12an, empat orang dari mereka datang lagi ke warung. Tapi yang seorang tidak kelihatan. Mereka istirahat salat, makan dan ngopi. 

Pesan sekarang sebelum kehabisan promo

“Saa itu empat orang teman korban tersebut belum curiga apa apa. Hanya menyangka kalau si korban mungkin masih betah,” kisahnya lagi.

Setelah istirahat makan, mereka kembali berpencar berburu. Sore harinya masing-masing kembali ke warung. Saat itu mereka mulai khawatir sama korban yang belum juga datang.

Selepas maghrib, korban tetap tak juga bisa dihubungi. Salah seorang dari mereka bahkan sengaja mengisi pulsa korban

Saking khawatirnya, mereka lalu minta bantuan ke warga Kutawaringin, tak jauh dari Bangunjaya. Karena di desa tersebut ada kenalan mereka. Mereka lalu minta bantuan mencari korban.

Dibantu warga, mereka lalu melakukan pencarian. Tapi pencaria pertama tidak membuahkan hasil.

Mereka makin khawatir. Lalu melapor ke aparat desa. Pencarianpun dilakukan lagi bersama warga dan aparat desa. Tetapi usaha mereka tetap nihil. 

“Kira kira jam setengah 8 malam, dilakukan lagi pencarian setelah bertanya dulu kepada orang pintar,” katanya.

Setelah itu pencarian dilakukan lagi. Sesuai petunjuk orang pintar tadi mereka menggunakan obor baralak. Akhirnya korban ditemukan tidak jauh dari tempat awal mereka mencari. Hanya kira kira 10 meter.

“Korban ditemukan di kebun kapol. Persis dekat makam Buyut Jayadiwana karuhun lembur,” tutur salah seorang lainnya.

Tentang korban sendiri, lanjunya, memang jarang berburu ke Bangunjaya. Tidak seperti yang lainnya.

“Mungkin sudah waktunya. Karena tiba-tina hari itu dikatakan korban pengen ikut,” kisahnya.

Saat ditemukan, tidak adsa luka pada tubuh korban. Da diduga mengalami sakit bagian dalam, riwayat jantung. Diperkirakan, korban meninggal sebelum tengah hari, posisinya seperti habis istirahat, duduk dan jatuh. Korban berhasil dievakuasi malam itu juga. 

(Suprianto)

Cuma klik di sini anda melakukan pemesanan







Tidak ada komentar:

Random Posts

 


Business


 

top navigation

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.