![]() |
| Gambar Hanyalah ilustrasi |
Kasus keracunan MBG di SMKN 1 Luragung beberapa pekan yang lalu masih jadi bahan pembicaraan hangat. Kasus tersebut membuat orang tua siswa menjadi was was jika anak anaknya mengkonsumsi MBG.
Adalah hal yang wajar jika kasus ini jadi sorotan publik, berharap adany hasil uji Lab yang di lakukan oleh tim satgas MBG Kabupaten Kuningan.
![]() |
| Ketua Gibas Kuningan Manap Suharnaf |
Ketua Gibas Manap Suharnaf, dan Ketua Barak Nana Rusdiana.S.IP menyoroti masalah tersebut. Keduanya tidak akan berhenti mengkritisi setiap kebijakan dan Kinerja Pemerintah kalau belum keberpihakan kepada masyarakat.
![]() |
| Cek TrailTop Ab Wheel Roller Hitung Cerdas Ab Roller 4 Wheel 3 in 1 Alat Fitness Alat Olahraga Di Rumah dengan harga Rp135.000 |
“Program MBG itu harus benar-benar sesuai regulasi meskipun sekarang akan ada revisi regulasi baru menunggu Perpres baru.” kata Manap
Di pihak yang sama, Nana Rusdiana, mengatakan. SPPG yang melanggar regulasi, harus ditindak tegas oleh Tim Satgas MBG Kabupaten Kuningan.
“Karena ini menyangkut nasib anak bangsa,jangan sampai Makan Bergizi Gratis beralih menjadi Makan Beracun Gratis,” kelakarnya.
Sebagai dua serangkai, Manap dan Nana, akan terus menyoroti hasil uji Lab MBG kasus Luragung.
![]() |
| Klik untuk pemesanan |
“Aneh hampir dua pekan belum ada transparansi dari Tim Satgas MBG, memang uji labnya di Luar negri?” Kata Nama.
Manap dan Nana menyayangkan tidak adanya kejelasan dari Tim Satgas terutama mengenai hasil Lab di SMA Luragung.
“Harusnya ada kejelasan. Apa yang menjadikan Keracunan makananya. kedepannya juga harus pembinaan dari Tim Satgas MBG Kuningan pada seluruh SPPG hang telah berjalan,” tegas mereka.
(Bopih)









Tidak ada komentar: