![]() |
| Pj Sekda Kab Kuningan Wahyu Hidayah |
Hengkangnya beberapa investor yang mau memarkir dana investasi di Kuningan beberapa tahun lalu, sempat menjadi barometer beberapa investor lainnya yang beranggapan kalau iklim investasi di Kuningan tidak sehat.
Pj Sekda Kab Kuningan Wahyu Hidayah yang juga Ketua Forum Penataan Ruang Daerah ( FPRD ) mengatakan, Mulai tahun ini Kuningan sudah 'ramah' Investor
“Ada dua investor yang mau berinvestasi di Kuningan. Tapi ini sedang berproses, yang jelas tidak ada masalah dan Kuningan ramah invesror " tegas Wahyu.
Hal serupa dikatkan Kepala DPMTSP Dudi Pahrudin. Menurutnya, tahun ini sudah ada rencana investasi dua perusahaan besar, nilai investasinya 1,9 triliun.
“Dulu kendala nya soal tata ruang, tetapi saat ini soal tata ruang sudah tidak ada masalah. Begitupun untuk kajian-kajian teknis lainnya sebagai syarat penerbitan izin usaha, seperti amdal, PPBG dan izin prinsip lainnya, investor diberikan akses dan kemudahan. Tujuannya agar investor pada datang ke Kuningan dan memarkir dananya di Kuningan " jelas Dudi.
Sementara Kepala Bapeda Kuningan, Purwadi Hasan Darsono mengaktakan, konsep tata ruang Kabupaten Kuningan untuk lokasi lahan industri dan peruntukan lainnya sudah tidak ada kendala lagi.
Kuningan membuka peluang ruang- lahan untuk lokasi berinvestasi. Pola ruangnya dengan penerapan Kawasan Peruntukan Industri (KPI). Luasannya sekira 13.000 ha di Kuningan Timur, diantaranya di Kecamatan Ciawigebang, Cidahu dan Cimahi.
"Meski ada kelonggaran berinvestasi, khususnya invstasi di bindang industri /pabrik, tetapi Kuningan masih menerapkan industri yang ramah lingkungan," tegas Purwadi.
(Dik Oi)






Tidak ada komentar: